Ketahui Penyebab dan Gejala Darah Tinggi

 

Takut tekanan darah tinggi sehingga aktivitas Anda terganggu, mari kita kaji lebih dalam lagi tentang apa sebenarnya penyebab dari penyakit darah tinggi (Hipertensi). Di Indonesia, banyak sekali keluarga yang salah satu anggotanya mengeluhkan penyakit yang dideritanya tersebut, yaitu darah tinggi. Jika kita tahu, bahwa sebenarnya penyakit darah tinggi (hipertensi) menyebabkan jantung kita bekerja sangat keras karena kecepatan jantung dalam memompa darah keseluruh tubuh, sehingga seorang yang mengalami hipertensi merasa berdebar-debar, gampang kaget, dan mudah emosi atau emosionalnya sangat tinggi.

Namun demikian, terkadang masih banyak sekali masyarakat Indonesia yang masih mengabaikannya, dan tidak menganggap terlalu serius masalah tentang darah tinggi.

Apabila seorang dengan mudah membiarkan tekanan darah tetap tinggi, maka yang terjadi adalah mudahnya terserang serangan jantung, mudah terkena stroke dan pastinya jantung lemah yang pada akhirnya akan menyebabkan kematian bagi mereka yang daya tahan fisiknya sangat lemah.

Bagi Anda yang memang sangat memperdulikan kesehatan jantung dan kesehatan seluruh badan Anda, maka pahami dengan baik tentang darah tinggi yang kian hari bisa dialami oleh orang banyak. Secara klasifikasi darah tinggi (Hipertensi) dibedakan menjadi dua golongan yaitu Hipertensi Primer (Darah Tinggi Esensial) dan Hipertensi Sekunder. Berikut merupakan penyebab dari terjadinya kedua hipertensi tersebut.

a.    Penyebab Hipertensi Primer

Jika kita tahu, hipertensi jenis ini banyak sekali orang mengalami, dan persentasenya cukup banyak. Hampir 90%-95% setiap orang mengalami hipertensi primer ini dengan penyebabnya adalah faktor penuaan dan banyak pikiran yang berhubungan dengan beban hidup. Kemudian Hipertensi Primer ini juga disebabkan karena faktor lingkungan dan faktor gen yang mungkin dari orang tua yang memang sudah mengidap darah tinggi, bisa diturunkan ke dalam sifat anaknya.

Namun jangan khawatir, karena untuk penyakit tekanan darah tinggi yang seperti ini bisa diatasi secara alami yaitu dengan mengurangi asupan garam, makan buah-buahan yang banyak dan mengkonsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Memperbanyak sayur-sayuran merupakan solusi utama bagi Anda yang ingin terhindar dari tekanan darah tinggi. Merubah pola gaya hidup bisa menjadi faktor pendukung Anda dalam menjalani kebiasaan hidup sehat. Selain itu bagi Anda yang memang tidak suka olahraga dan suka untuk mengkonsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung banyak kafein, mulai sekarang bisa dikurangi. Demi kesehatan Anda, dalam mencegah terjadinya darah tinggi yang akhirnya menjadi darah tinggi kronis.

b.         Penyebab Hipertensi Sekunder

Untuk Hipertensi Sekunder ini beda dengan yang primer, untuk penyebab dari hipertensi tipe ini yaitu akibat dari seseorang yang menderita penyakit ginjal. Selain itu juga karena kelainan seperti sindrom cushing dan sindrom conn, yang membuat hipertensi tipe  primer ini menjadi hipertensi serius. Bagi Anda yang memang ingin mencegah terjadinya darah tinggi sekunder ini, Anda bisa mencegahnya dengan menjaga tubuh Anda agar tidak terkena obesitas, menjaga kesehatan saat kehamilan, dan tidak mengkonsumsi obat-obatan yang mengadung bahan kimia obat (BKO). Ketahuilah, bahwa akibat dari adanya BKO ini dapat memacu kerja jantung sangat keras sehingga bagi orang yang meminumnya pasti akan merasa jantung berdebar. Sehingga Anda harus hati-hati karena bisa saja Anda akan terserang penyakit jantung mendadak dan bisa membahayakan keselamatan Anda.

Setelah kita mengetahui tentang apa penyebab dari tekanan darah tinggi tersebut, maka yang terakhir adalah kenali gejala dari darah tinggi sehingga Anda bisa selamat dari terjangkitnya Hipertensi pada tubuh Anda. Berikut adalah info untuk Anda dalam mengenali gejala penyakit darah tinggi dan wajib untuk segera direspon agar tidak menjalar menjadi komplikasi.

  1. Kepala Terasa Sakit.

Pada bagian ini yang terasa sakit adalah kepala bagian depan, dan rasa sakit pada kepala ini biasanya dengan jangka yang sangat panjang sehingga jika orang yang mengalaminya hanya mengobati dengan obat sakit biasa, lebih sering terjadi kambuh. Jika Anda melakukan tes tensi biasanya diatas keadaan normal yaitu lebih dari 180/110 mmHg.

  1. Mimisan

Jika seseorang hendak terserang Hipertensi, biasanya akan memicu mimisan karena keadaan jantung yang sudah sangat keras dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

  1. Merasa Mual dan Muntah

Mual dan muntah merupakan gejala umum pada setiap penyakit yang terjadi, namun mual dan muntah pada penyakit darah tinggi ini sangat berbeda, yaitu disertai dengan pandangan yang kabur, sehingga memudahkan orang yang mengalami untuk pingsan.

  1. Orang Akan Mengalami Mati Rasa.

Merasa mati rasa bagi seorang yang hendak menderita darah tinggi bisa merambah dengan gejala sering kesemutan sehingga hal tersebut menjadi dampak awal orang bisa terserang stroke juga. Oleh karena itu untuk menjaga terjadinya hal yang serius perlu diadakan kontrol ke dokter sehingga kita bisa mengetahui kondisi yang sebenarnya tentang kesehatan kita.

  1. Merasakan Pusing.

Jika Anda pernah mendengar kata vertigo yaitu kepala terasa ringan dengan disertai pusing yang ujungnya Anda akan melihat benda menjadi seakan-akan berputar menjadi hal yang wajib Anda perhatikan dengan baik, karena persentase gejala tersebut menjadi persentase yang lebih tinggi untuk seseorang mengalami stroke akibat dari hipertensi yang sudah kronis.

Sehingga dari adanya gejala-gejala darah tinggi yang bisa membuat kesehatan kita tidak stabil, maka harus rajinlah untuk selalu cek kesehatan ke dokter dan terus menjaga pola makan dan gaya hidup dengan baik sehingga Anda bisa terhindar dari penyakit yang merugikan tersebut.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda yang membaca dan mempunyai tujuan untuk terus hidup sehat dan mencapai masa depan cerah tanpa harus merasakan sakit yang membuat Anda menyesal di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *